Pelepasan Milad dan KB. BTI Berbagi
Keharuan bercampur tawa ceria mewarnai Kelompok Bermain Bhinneka Tunggal Ika Desa Wringinsongo Kecamatan Tumpang pada Sabtu pagi 20 Juni 2026. Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini itu merayakan Milad ke-5 sekaligus momen pelepasan siswa angkatan ke-5 dengan tema
BTI BERBAGI Berbeda Ceria, Satu Tujuan
Acara yang digelar di ruang kelas Kelompok Bermain Bhinneka Tunggal Ika ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan siswa PAUD Kelompok Bermain.
Lebih dari itu, KB Bhinneka Tunggal Ika memilih merayakan hari jadinya dengan berbagi kepada sesama dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah. Sebanyak 12 anak yatim dan piatu dari wilayah sekitar diundang hadir untuk menerima sekedar uang saku, bingkisan, dan keceriaan bersama.
Pelepasan Penuh makna dan bukan sekadar seremoni,
acara pelepasan siswa dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan hafalan surat pendek, dan gerak dan lagu Aku Anak Paud Indonesia oleh anak-anak. Satu per satu wisudawan maju ke panggung menerima sertifikat dari kepala sekolah sambil disambut tepuk tangan orang tua.
“Keep shining, keep learning, keep growing” — pesan itu disampaikan oleh Kepala KB Bhinneka Tunggal Ika, Endang Fatmawati.
Beliau juga berpesan agar lulus dari PAUD bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang menuntut ilmu ke jenjang lebih tinggi dengan tantangan yang semakin besar.
Lima tahun Kelompok Bermain Bhinneka Tunggal Ika berdiri atas dasar kebhinekaan. Hari ini kami ajarkan kepada anak-anak, pintar saja tidak cukup, harus punya hati yang peduli dan rasa empati.
Karena itu Milad kali ini kami isi dengan berbagi, ujarnya.

BTI BERBAGI Meneladani sifat Rosulullah.
Sesi santunan anak yatim jadi puncak acara. Anak-anak PAUD didampingi guru menyerahkan bingkisan berisi perlengkapan sekolah, makanan, dan uang saku kepada adik-adik yatim dan piatu.
Kegiatan ini juga atas bantuan dari Komunitas Jumat Berkah Malang yang kali ini diwakili oleh Dyah sebagai penanggungjawab Komunitas.
Dipandu oleh Pendongeng Boneka Malang bersama boneka Si Udin yang meramaikan dan menceiakan suasana menambah kegembiran anak- anak
Ada juga sesi “usap kepala” bersama — meneladani hadits Rasulullah ﷺ: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim, kedudukannya di surga seperti ini” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengah. HR. Bukhari no. 6005.
Salah satu wali murid, H Susianto mengaku terharu.
“Anak kami jadi belajar empati. Dan ternyata bahagia itu kalau bisa membuat orang lain senyum juga. Itu pelajaran paling mahal dari Kelompok Bermain Bhinneka Tunggal Ika, katanya.
Berdiri sejak 17 Juni 2021, Kelompok Bermain Bhinneka Tunggal Ika konsisten mengusung nilai kebhinekaan, keceriaan, dan akhlak.
Lembaga ini fokus membentuk karakter anak sejak dini lewat bermain dan keteladanan.

Perayaan Milad ke-5 ditutup dengan doa bersama.
Guru, para orang tua, siswa, dan anak yatim dan piatu duduk bersama.
Di BTI, semua berbeda tapi satu tujuan: menjadi manusia yang berilmu dan berakhlak.
Semoga BTI terus jadi rumah kedua yang menumbuhkan anak-anak hebat. Milad ini bukan akhir, tapi semangat baru untuk 5 tahun, 10 tahun, sampai seterusnya, ujar Kepala sekolah KB BTI Wringinsongo.
(Gwen
Rumah Baca Pertiwi)
