eventsLifestyle

Lembar Pertama Rumah Budaya Ratna, Catatan Benny Ibrahim

Rumah Budaya Ratna merayakan ulang tahun pertama, Minggu, 24 Agustus 2025. Lembar Pertama Rumah Budaya Ratna adalah tajuk kegiatan yang digelar di taman Rumah Budaya Ratna Jl.Diponegoro 3 Klojen Kota Malang.

Rumah Budaya Ratna tentu tak bisa dilepaskan dari sosok Ratna Indraswari Ibrahim berikut profilnya.

Ratna Indraswari Ibrahim lahir di Malang, 24 April 1949 dan wafat di Malang, 28 Maret 2011. Dimakamkan di TPU Samaan Kota Malang. Sedikitnya 300 buah cerpen telah ia tulis dan dimuat oleh beberapa media massa local, nasional dan internasional.Sejumlah cerpennya juga beberapa kali terpilih masuk dalam Kumpulan cerpen Kompas.Selain menulis cerpen, Wanita kelahiran Malang, 24 April 1949, ini juga telah menulis 10 novelet dan beberapa artikel.Prestasi dan pengalaman organisasinya juga beragam.

Tahun 1980 ia tampil sebagai juara pertama penciptaan puisi yang diselenggarakan Bali Post, mendapat predikat “Wanita Berprestasi” dari Pemerintah RI (1984), dan menjadi juara ketiga cerpen dan cerbung majalah Femina (1996-1997).Tahun 1977 ia tercatat sebagai ketua Yayasan Bhakti Nurani Malang.Ia juga tampil sebagai Direktur I LSM Entropic Malang dan aktif di Litbang Yayasan Kebudayaan Pajoeng Malang.Ratna juga kerap bepergian ke luar negeri untuk mengikuti seminar dan konferensi di berbagai negara di dunia. Tahun 2002 ia mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur di bidang penggerak sastra dan budaya.

Karya Ratna Indraswari Ibrahim:
1.Menjelang Pagi, Balai Pustaka, Jakarta, 2000
2.Sumi dan Gambarnya, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2000
3.Lakon di Kota Kecil, Jendela, Yogyakarta, 2001
4.Namanya Massa, LKiS, Yogyakarta, 2001
5.Aminah di Satu Hari, Galang Press, Yogyakarta, 2002
6.Lemah Tanjung, Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta, 2003
7.Bukan Pinang Dibelah Dua, Grasindo, Jakarta, 2003
8.Noda di Pipi Seorang Perempuan, Tiga Serangkai, Solo, 2003
9.Bajunya Sini, Sava Media, Malang, 2004
10.Perasaan Perempuanku, Matahari, Yogyakarta, 2004
11.Batu Sandung, LKiS, Yogyakarta, 2007
12.Lipstik Dalam Tas Doni, Bentang, Yogyakarta, 2007
13.Pecinan Kota Malang, Human Publishing, Malang, 2008
14.Pecinan, Laksana Divapress, Yogyakarta, 2008
15.Surat-Surat Putri, Masmedia Buana Pustaka, Sidoarjo, 2009
16.1998, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2013

Novelet:
Perasaan Perempuanku, majalah Dewi No.133, 1979
Buku Harian Anisa, majalah Dewi No.140, 1980
Keping-Keping, majalah Dewi No.147
Titik Balik, majalah Dewi No.155
Soneta Cinta, majalah Dewi No.161, 1981
Perempuan Yang Di Jenjang Rumah, majalah Dewi No.175, 1981
Pahatan, majalah Dewi No.178, 1981
Beban Hati, majalah Dewi No.184
Cerita Panjang dari Niken, majalah Dewi No.205, 1982
Batu Sandung, majalah Kartini No.290, 1983
Hari-Hari Yang Tercecer, majalah Kartini No.435
Cinta Yang Hilang, majalah Kartini No.530

Puisi:
Manuskrip antologi puisi (belum terbit sebagai buku)

Bersama:
-Cerpen Namanya Massa dalam Laki-laki Yang Kawin Dengan Peri, Cerpen Lilihan Kompas 1995, penerbit Buku Kompas, Jakarta, 1995.
-Cerpen Dunia Ibu dalam Dunia Perempuan, Antologi Cerita Pendek Wanita Cerpenis Indonesia, Bentang Budaya, Yogyakarta, 2002
-Cerpen Para Ta’ziah dalam Waktu Nayla, Cerpen Pilihan Kompas 2003, penerbit Buku Kompas, Jakarta, 2003

Siapa saja peminatnya?
Setelah pembukaan, 24 Agustus 2025, Rumah Budaya Ratna, tidak langsung ramai pengunjung.Pelan namun pasti seiring ramainya tren ‘library cafe’, Rumah Budaya Ratna pun terimbas. Banyak pengunjung yang datang ‘mengaku’ mendapatkan info dari tik tok, instagram. Akun instagram @rumahbudayaratna, kerap menerima permintaan postingan kolaborator. Infonya Rumah Budaya Ratna telah viral di tik tok. Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ‘nawak-nawak’ (kawan-kawan) Rumah Budaya Ratna yang telah membantu posting di tik tok, instagram dan media online.

Rumah Budaya Ratna buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 22.00 wib. Pengunjung sebagian besar anak muda, mahasiswa. Meskipun ada juga siswa SD, SMP, SMA, SMK, ibu rumah tangga, karyawati, bookstagram, jurnalis, seniman, budayawan, dosen, dokter.

Kegiatannya apa saja?
Kelas Membaca
Pecinan Kota Malang karya Ratna Indraswari Ibrahim
Narasumber:
Putriyana Asmarani, penulis esai dan cerpen;
M.Dwi Cahyono, sejarawan,arkeolog,antropolog
Sabtu, 7 September 2024 pukul 15.00

Silaturahmi Seniman Budayawan Malang Raya
Senin, 9 September 2024
18.00-22.00
Moderator: Nashir ngeBlues
Turut mengundang: Benny Ibrahim, Rumah Budaya Ratna
Musik: Nashir Project

Kelas Membaca
Cerpen Pohon Kenari Di Willem Straat karya Ratna Indraswari Ibrahim
Selasa, 17 September 2024
Pukul 14.30 – 16.00 WIB
Narasumber:Tim Jurnalistik SMP Katolik Cor Jesu, Malang
Moderator: Yayuk Sulistyowati M.V.
Kerja bareng: Rumah Budaya Ratna & Tim Jurnalistik SMP Katolik Cor Jesu, Malang

Kelas Ide
Workshop Tarot
Narasumber: Syamsul Subakri (Mbah Jo)
Sabtu, 21 September 2024 pukul 19.00-23.00

Pemutaran Film
Topeng Malang Menolak Punah
Jagongan Bareng:
Made Rian Diana Kartika ( Ketua DPRD Kota Malang)
Purwoto ( Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang), Yosoft ( produser), Polenk (sutradara),
M Nasai ( aktor, narator).
Sabtu, 28 September 2024 pukul 19.00
Kerja bareng: Rumah Budaya Ratna, mooifilms, Borobudur Writers & Cultural Festival

Bedah Buku
’17-an di Kampung Halaman’
Karya Tengsoe Tjahhono
Bersama Kurnia Effendi, Sastrawan, Jakarta
Jumat, 4 Oktober 2024
Pukul 19.00
Kerja bareng:
Rumah Budaya Ratna-Paguyuban Sastra Tiga Indonesia

Jagong Gayeng
Bersama:
Agustinus Wibowo, penulis buku Kita dan Mereka:Perjalanan Menelusuri Akar Identitas dan Konflik Manusia, Mizan Publishing, Bandung, 2024
Prof.Dr.Djoko Saryono,M.Pd, Guru Besar Universitas Negeri Malang
Kamis, 10 Oktober 2024
Jam 19.30-21.00
Kerja bareng:
Rumah Budaya Ratna-Mizan Publishing

Tarot Day
“Temukan makna dibalik setiap kartu. Mari menjelajahi perjalanan hidup bersama di acara Tarot”.
Setiap Sabtu pukul 16.00-21.00
Pembaca Tarot:
Aprilia Yudha (Batam, Universitas Brawijaya),
Asa (Bogor, Universitas Brawijaya),
Tarot temen ngobrol,
Mbah Djo,
Goblinisme

Peluncuran Buku
Mencari Revolusi
Karya Riwanto Tirtosudarmo
Bersama:
Riwanto Tirtosudarmo, penulis
Halim HD, Organizer Kebudayaan, Solo
Dika Sri Pandanari, Pengajar CBDC Binus Malang dan pendiri LSF Discourse
Musik:
THE CRIMSON.Duo musik puisi. Kak Fey & Penimbun peluru
Sabtu, 12 Oktober 2024
Pukul 19.00-selesai
Kerja bareng:
Rumah Budaya Ratna-Tonggak Pustaka-Kampung Limasan Tojong

Penandatanganan MoU Konsorsium Diponegoro:
Rumah Budaya Ratna-Lingkar Study Filsafat Discourse-Dialectic Gallery-Mason Art Gallery-Rumah Budaya Malik Fadjar
Sabtu, 19 Oktober 2024 pukul 19.00

Safari Pingu #Malang
Lemari Bacaan Pingu
Sabtu, 19 Oktober 2024
Jam 19.00-21.00
Bersama:
Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, penulis
Prof.Dr.Djoko Saryono, M.Pd Guru Besar Universitas Negeri Malang
Kerja bareng:
Rumah Budaya Ratna-Kepustakaan Populer Gramedia- Grasindo-LSFD-Dialectic Gallery-Mason Art Gallery

Kuliah Lapang Akuntansi di Rumah Budaya Ratna
25 mahasiswa & mahasiswi Universitas Widya Gama Malang Fakultas Ekonomi & Bisnis Jurusan Akuntansi.
Kuliah Lapang untuk mata kuliah Isu Akuntansi Publik Sub Bab Akuntansi Budaya, Senin, 21 Oktober 2024 pukul 09.00.
Salah satu Budaya yang di bahas adalah Bantengan yang sudah di terbitkan dalam Buku; Akuntansi Bantengan, Melacak Nilai Kearifan Lokal: Eksplorasi Perspektif Akuntansi Dalam Kesenian Bantengan.
Kuliah Lapang berlangsung sangat Seru. Masing-masing mahasiswa & mahasiswi menyebutkan seni tradisi di daerah asalnya yang bisa di jadikan Ide untuk menyusun Skripsi.
Narasumber: Dr.Ana Sopanah S, SE., M.Si.,Ak., CA., CMA, pengajar FEB UWG Malang.

Diskusi Membuat Film Pendek
Narasumber:
Yusuf Munthaha, mooifilms
Benny Ibrahim, Ketua Rumah Budaya Ratna
21 Oktober 2024 pukul 16.00

Pembukaan Ikawiga Corner di Rumah Budaya Ratna
Sabtu, 2 November 2024 pukul 13.00. Dalam sambutannya, H. Mohammad  Supriyadi, ST., MT selaku Ketua Ikawiga menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada Rumah Budaya Ratna yang telah membuka ruang untuk  Ikawiga Corner. Harapannya hadirnya kolaborasi  ini membawa manfaat untuk peningkatan kesejahteraan semua pihak.  Rumah Budaya Ratna saat ini banyak kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya. “Kami berharap melalui kolaborasi ini kita sukses bersama, produk yang di jual laris, dan semua mendapat manfaat yang luar biasa”, ungkap H. Mohammad  Supriyadi, ST., MT selaku Ketua Ikawiga (2/11/2024).

Hal senada disampaikan oleh Bapak Benny Ibrahim  selaku perwakilan keluarga  dan Pimpinan dari Rumah Budaya Ratna, yang menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara seni dan usaha yang memberi nilai tambah bagi keduanya. “Kami ingin terus melanjutkan amanah dari keluarga kami, agar Rumah Budaya Ratna ini terus bisa memberikan manfaat untuk generasi ke generasi” tuturnya, Sabtu (2/11/2024).

Bedah Buku Spektrum Kota Malang #2
Edisi Satu Abad Stadion Gajayana
Sabtu, 2 November 2024 pukul 19.00
Pembicara :
DR.Ir.Wahyu Hidayat, MM, Calon Walikota Malang
Ali Muthohirin, Calon Wakil Walikota Malang
Bambang AW, penulis, Owner Dialectic Gallery, Malang
Gedeon Soerja, Pimpinan Media Nusa Creative Publishing, Malang, Ketua IKAPI Kota Malang
Haris Wibisono, penulis, arsitek
Wahyu Eko Setiawan, penulis
Lulut Edi Santoso, penulis, Pendiri Perpustakaan Sejarah dan Budaya Puspa Lulut

Ngulik Buku Baru
Akhir Pekan
Bersama:
Robin Block, Penyair dan Musisi dari Belanda. Penulis Handbook for the Displaced
Angelina Enny, Pemenang Piala HB Jassin untuk Penulisan Cerita Pendek 2024. Penulis Mencari Sita di Hindia Belanda
Moderator: Nashir Ngeblues
Sabtu, 23 November 2024
19.00–21.00 WIB
Kerjasama:
Rumah Budaya Ratna, Kepustakaan Populer Gramedia & Gramedia

Latihan Dasar Pembuatan Komik
Jelajahi dunia imajinasi dengan komikmu sendiri!!✒️
Ingin belajar cara dasar membuat komik? Tapi bingung mau mulai dari mana?
Yuk, ikuti Latihan Dasar Pembuatan Komik dan ungkapkan seluruh imajinasi kreatifmu dalam setiap panelnya!!🌟
Rabu, 4 Desember 2024
15.00 – 17.30 WIB
https://bit.ly/Pelatihankomik
Pemateri:
Aji Prasetyo (Aji Komik)
Tema:
Menyampaikan Pesan Tersirat Melalui Bahasa Visual dalam Media
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi komikus handal
Benefits

  • E-sertifikat
  • Skill baru
  • Hadiah yang menarik
    NB : Peserta diharapkan membawa alat tulis masing masing.
    Kuota terbatas, Yuk daftarkan dirimu sekarang!!

Ngulik Buku Barunya
Rayni N.Massardi
Bersama:
Rayni N.Massardi, penulis buku SINAR
Asyrofi RS/GIS, pembahas buku
Sabtu, 7 Desember 2024
19.00

Refleksi Kritis 2024 Sebagai Tahun Pemilu
Screening Film Akhir Tahun
“Perempuan Kandidat” sebuah film dokumenter karya Ani Ema Susanti, produser Luviana Ariyanti
Narasumber:
Dyah Ayu Pitaloka, Aliansi Jurnalis Independen, Malang
Dhia Al Uyun, Dosen Fak Hukum Universitas Brawijaya, Malang
Luthfi Maulana Adhari, Production / writer at Konde. Co
Rabu, 18 Desember 2024
14.30- selesai

Ngulik Buku
Ong Tien
“Dalam Cinta Susuhunan Gunung Jati”
karya Adrian Wenzel
Narasumber:
Bambang AW, penulis buku Ong Tien, Dalam Cinta Susuhunan Gunung Jati
Abdul Malik, penulis seni budaya

Moderator:
Dika Sri Pandanari, pendiri Lingkar Studi Filsafat Discourse 
Musik: The Crimson
Sabtu, 15 Maret 2025
pukul 18.00

Anak-anak SMA 5 Malang buat film pendek
Dinda, siswa kelas 11 SMA 5 Malang dan kawan-kawan take video di Rumah Budaya Ratna Jl.Diponegoro 3 Malang, Sabtu (26/4/2025) jam 5 sore.
Mereka mengambil video untuk tugas akhir mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tugas tersebut berupa musikalisasi (membuat puisi sendiri yang kemudian dimusikalisasikan dan ditampilkan dalam bentuk video klip).
“Menariknya, puisi kami cukup berkesan hingga guru kami, memberikan tugas khusus berupa digitalisasi penampilan kami, yang kabarnya akan dijadikan bahan ajar guru-guru di sekolah kami, “ungkap Dinda.
“Tema puisi kami sendiri tentang semangat juang dalam meraih pendidikan, dan menurut kami, Rumah Budaya Ratna sangat cocok untuk menggambarkan suasana tersebut,” imbuh Dinda.

Seru-seruan Malming
Open mic baca puisi karya Ratna Indraswari Ibrahim.Pendamping: Lilik Fatimah Azzahra (penulis)
Sabtu, 10 Mei 2025 pukul 15.30

Seru-seruan Lagi Malming
RBR for Gen Z
Baca cerpen karya Ratna Indraswari Ibrahim
Didampingi: Mbak Lilik Fatimah Azzahra (cerpenis Kompasiana). Sudah menghasilkan cerpen 1.800 judul.
Sabtu, 17 Mei 2025 pukul 16.00

Rumah Budaya Ratna, kedatangan tamu dari negara jiran Malaysia tepatnya Kualalumpur, Dato Zainal Husain, bersama Datin dan kedua anaknya, Senin, 9 Juni 2025.
Dato Zainal Husain, seorang pengusaha dari Klantan bagian utara Kualalumpur. Sebelumnya dia seorang banker lulusan universitas terkenal di Malaysia. Dan sekarang Dato Zainal Husain seorang pengusaha yang selalu berujung dari literasi dan pembaca buku dari segala bidang.
Suatu hal yang membahagiakan saat Dato Zainal Husain bisa datang ke Rumah Budaya Ratna dan berfoto di salah satu pojok majalah Hidayah. Dimana anak pemilik Hidayah adalah patner Dato Zainal Husain bekerja dalam rentang waktu 30 tahun ini di Kualalumpur. Majalah Hidayah di Malaysia bernama Variasari. Pemiliknya adalah Dato Mustafa Muhamad Ton (almarhum), seorang penerbit buku, majalah,
penulis dan producer film pada zamannya.
Terima kasih Dato Zainal Husain sudah datang ke Rumah Budaya Ratna.

Audiensi dengan Ibu Amithya Ratnanggani Sirraduhita, SS,Ketua DPRD Kota Malang
Tempat: DPRD Kota Malang
Jl.Tugu 1 Malang
Selasa, 10 Juni 2025
Jam 11.00 wib
Peserta : 5 orang (Bapak Benny Ibrahim, Bapak Ari Subagyo, Bapak Abdul Malik, Heti Palestina Yunani wakil Komunitas Perempuan Penyair Indonesia)
Kegiatan :
1.Pemaparan profil lembaga Rumah Budaya Ratna, program kegiatan yang telah dilaksanakan, sedang dan akan dikerjakan.

  1. Usulan untuk Perda Pemajuan Kebudayaan Daerah Kota Malang

Ngobrol Teater Kemana mana
AI, Aktor dan Teater yang Gugup?
bersama Iswadi Pratama, Director, actor, writer
Selasa, 10 Juni 2025
19.00-selesai
Rumah Budaya Ratna
Kerja bareng:
Dewan Kesenian Malang-Sagaloka-Rumah Budaya Ratna

Iswadi Pratama, lahir di Tanjungkarang, Lampung, 8 April 1971, adalah penulis puisi, cerpen, naskah drama, dan artikel yang sering dipublikasikan di berbagai media nasional. Karyanya termuat dalam antologi seperti Mimbar Penyair Abad 21 (1996) dan Lacrimossa (2023). Ia juga menulis buku teater bersama Ari Pahala Hutabarat, termasuk Teater Asyik, Asyik Teater (2009) dan Mensyarah Stanislavski (2013). Iswadi adalah pendiri Teater Satu Lampung dan telah menyutradarai berbagai pertunjukan teater nasional dan internasional, termasuk The Ages of Bones yang dipentaskan di Indonesia dan Australia. Naskah dramanya Nostalgia Sebuah Kota diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman, dan dipentaskan secara internasional. Selain menulis, Iswadi mengajar kelas akting di Komunitas Salihara dan Titi Mangsa Foundation, serta menjadi kurator di Ubud Writers & Readers Festival. Ia juga terpilih sebagai juri di Festival Film Indonesia 2022.

Pameran Buku Terbitan Pustaka Obor Indonesia
Rumah Budaya Ratna
15 Juni – 15 Agustus 2025
11.00 – 22.00 WIB

Pengobatan Tradisional & Silat Warisan Leluhur
Totok Darah – pengobatan dari akar tradisi
Perguruan Silat Walet Puti – pusaka tubuh dan jiwa
Pengobatan Massal Sukarela – untuk segala macam penyakit, dari yang terasa… sampai yang tak tahu caranya disampaikan.
15 Juni – 15 Juli 2025
11.00 – 16.00 WIB
Rumah Budaya Ratna

Tiga pelukis, tiga dunia, satu malam yang membiarkan goresan tumbuh dari keheningan dan luka-luka kecil yang tak sempat diucap.
Melukis On The Spot
Bersama:

  • Sapto Ayu
  • Jonnie Kirman
  • Ari Subagio
    Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 14.30
    Di Rumah Budaya Ratna

KAMISAN SERU: STAND UP & SAMBAT BARENG!
Bertemu. Ketawa. Curhat. Repeat.
Kamu capek? Butuh tawa & telinga yang gak nge-judge?
Yuk mampir ke Rumah Budaya Ratna buat ngerasain vibes hangat, ketawa ngakak, dan… sambat bareng tentunya. HAHAHAHA 😭✨
Kamis, 3 Juli 2025
17.00–22.00 WIB
Jl. Diponegoro 3 Klojen, Kota Malang
Ada live music.
Ada stand up comedy.
Ada ruang buat curhat bareng audience.
Dan tentunya… ada kamu juga dong?

Komunitas Penyair Perempuan Indonesia bekerja sama dengan Rumah Budaya Ratna menyelenggarakan
Kelas Menulis
Menulis Puisi berbasis Tradisi dan Riset
Mentor:
Rini Intama, Penyair Perempuan Indonesia
Jumat, 11 Juli 2025
Pukul: 15.00 – 17.00
Tempat:
Rumah Budaya Ratna

Pembukaan kegiatan Pulang ke Kampung Tradisi #5 Susur Sisir Tengger Komunitas Penyair Perempuan Indonesia
Jumat, 11 Juli 2025
Pukul: 19.00
Tempat:
Rumah Budaya Ratna

Ingin melupakan masa lalu yang tidak menyenangkan?
Ingin baca buku lebih fokus? Ingin menghilangkan mental blok?
Waktunya ikut trauma healing HYPNO THERAPY
Bersama
TAUFIQ SAGUANTO
Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 19.00-selesai
Rumah Budaya Ratna

KAMISAN SUKA2
Nge gaz yuuk !
Open mic
Tanpa daftar tanpa batas bebas ekspresikan hatimu
Kamis, 17 Juli 2025 pukul 17.00-22.00
Boleh baca puisi
Boleh sambat santai
Boleh stand up comedy
Boleh manggung dadakan
Boleh ngeband
Boleh nyanyi
Rumah Budaya Ratna

KAMISAN SUKA2
BOSAN Jadi Penonton?
Pingin TAMPIL?
PANGGUNG INI BUAT KAMU !
Kamis, 31 Juli 2025 pukul 18.00-22.00
Nyanyi/Nari/ Baca Puisi/Komika/Ngeband/Sambat day/Freestyle/Lukis live
SEMUA BISA !

No Judze Zone
100% Vibe
0 % Nyinyir
Rumah Budaya Ratna

Dialog Malang Pagi Ini
Sabtu, 2 Agustus 2025
Pukul 08.00 s/d 09.00 WIB
Disiarkan Pro1 RRI Malang 94,6 FM dan Youtube RRI Malang Official
Tema: Rumah Budaya Ratna: Titik Temu Kreativitas dan Dialog Lintas Generasi
Presenter: Wisnu
Narasumber:

  1. Benny Ibrahim: Pimpinan Rumah Budaya Ratna
  2. Bambang AW: Perupa
  3. Nashir Ngeblues: Penulis

Tasyakuran dan Sambung Rasa Program Lanjutan
Taman Siaga Milenial
Malam Amal
Gelimang Indonesia Gemilang
4 Agustus 2025 pukul 19.00
Di rumah Budaya Ratna

Podcast Pagak TV & Psikoday TV
Rumah Budaya Ratna, Legacy Sastrawan Indonesia Ratna Indraswari Ibrahim
Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 14.00 di Malang Creative Center (MCC) lantai 3-4
Jl.Ahmad Yani 53 Blimbing Kecamatan Blimbing Kota Malang
Disiarkan channel youtube Psikoday TV dan Pagak TV
Narasumber:
Benny Ibrahim, Pimpinan Rumah Budaya Ratna
Nashir Ngeblues, penulis
Abdul Malik, penulis seni budaya
Ari Subagyo, Pekerja Sosial Kemasyarakatan, Desainer grafis
Presenter/host:
Ade Laressa, S.Psi, M.Psi, psikolog
Founder media online Psikoday.com, pengurus FPK Jatim, pengurus Alisa Khadijah ICMI Malang Raya, Sekretaris Keluarga Bumi Rafflesia Bengkulu, Pembina Ikatan Keluarga Mahasiswa Bengkulu Malang (IKMBM)
@Psikoday.id

ADE GOVINDA (Singer/Songwriter)
Ngobrol2 & nyanyi dikit sama Gen Z
Jumat, 8 Agustus 2024
Hanya di Rumah Budaya Ratna

Selamat yo Sam Ade Govinda
Oket ning RBR
Dienteni karo
Nawak2 RBR

Ade Nurulianto  (Ade Govinda) lahir di Jambi, 8 Mei 1984) adalah seorang musisi, dan penyanyi berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal melalui penampilannya sebagai gitaris di grup musik Govinda, yang sebelumnya dikenal dengan nama Domino. Ia juga pernah menulis lagu untuk penyanyi legendaris Malaysia Siti Nurhaliza dengan bertajuk Terbaik Bagimu.

Ia memulai kariernya dengan mengikuti ajang pencarian bakat The Dream Band pada tahun 2004. Pada saat itu, ia bergabung ke dalam Olif Band. Grup musik tersebut dapat menampilkan lagu berjudul Tentang Rasa pada album kompilasi The Dream Band.
Pada suatu kesempatan, ia didatangi oleh Jan Juanda dari Sony Music Indonesia yang memintanya untuk memainkan lagu. Lagu pertamanya menjadi singel pertama Rinni Wulandari dengan judul Over Protective. Bahkan, ia cukup terkejut ketika lagunya yang berjudul Setengah Mati Merindu menjadi singel pertama yang dibawakan oleh Judika.

Ade meminta pada Jan Juanda untuk merilis ulang lagunya bersama Olif Band yang berjudul Tentang Rasa. Astrid dipilih untuk menyanyikan lagu tersebut. Ia juga pernah bekerja sama dengan Andi Fadly Arifuddin (Fadly Padi) untuk merilis singel dengan bertajuk Tanpa Batas Waktu yang dijadikan sebagai OST sinetron Ikatan Cinta.
Pada tahun 2021 di tengah wabah pandemi COVID-19, ia bekerja sama dengan Lyodra Ginting, penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol Musim 10 yang merupakan pemenang pada ajang tersebut, ia menciptakan 2 buah lagu untuknya dengan bertajuk Kalau Bosan dan Dibanding Dia.
Deretan penyanyi yang membawakan lagu karya Ade Govinda: Anneth, Ernie Zakri, Sammy Simorangkir, Cakra Khan.
(Sumber: Wikipedia, Youtube)

Kalau bisa nonton film bagus dan gratis, kenapa enggak?
FSS X Rumah Budaya Ratna hadir buat kamu yang haus tontonan berkualitas dan obrolan bermakna. Yuk rasakan pengalamannya!
Lokasi: Rumah Budaya Ratna
Waktu: Sabtu, 8 Agustus 2025 | 20.00 – 22.00 WIB
Film yang diputar:

  • Tanah Lara karya Luluk Listiani
  • Pertus karya Dhamar Gautama
    Setelah nonton, kamu juga bisa ngobrol langsung bareng para filmmaker-nya lohh! Ajak temanmu, kosongin jadwalnya, dan jadi bagian dari perayaan sinema di FSS 2025!

Rumah Budaya Ratna menerima PIAGAM ARCA TATASAWARA
10 Agustus jam 19.00 di Candi Kidal Tumpang.
Kabupaten Malang

KAMISAN SUKA2
Bareng
Claudio Akbar Yudhistira
(dalang wayang kulit)
4 gitaris muda cilik
(Damian, Leksi, Brandon n Vito)
Open mic
Tunjukin bakatmu !
Kamis ini kita ketemu di RBR
Bukan cuma buat duduk, tapi buat nunjukin
Kalau bakat itu harus bersuara
No judge zone, 100 % vibe, o% nyinyir
14 Agustus 2025
18.00-22.00 wib
Rumah Budaya Ratna

Tarotan Seru
Setiap hari Sabtu
18.00-22.00
Mau tau isi hati lo?
Atau penasaran masa depan kayak gimana?
Yuk datang, kita ngobrol santai
Seru-seruan, sambil dibaca kartunya !
16 Agustus 2025
Bareng GOBLINISME
Gak ada yang Mistis, Semua Chill & Fun !
Bawa Bestie Lo, Makin Rame Makin Seru !
Hanya di
Rumah Budaya Ratna

LEMBAR PERTAMA RUMAH BUDAYA RATNA – Satu Tahun Menebar Ilmu dan Budaya
Dari ruang kecil lahir cerita besar. Mari rayakan bersama ulang tahun pertama Rumah Budaya Ratna dalam acara “Lembar Pertama”! 🎶📚 Acara ini bukan sekadar perayaan, tapi juga ruang bersama untuk menikmati literasi, budaya, dan kreativitas dalam satu panggung!

Yang bisa kamu temukan di sini:
📚 Bedah Buku Lemah Tanjung karya Ratna Indraswari Ibrahim
🎶 Live Music – nikmati alunan musik yang hangat dan dekat
🎤 Open Mic – wadah berekspresi lewat puisi, musik, atau cerita
🌿 Booth Komunitas & Budaya – kenalan dengan komunitas kreatif dan temukan pengalaman seru lainnya!

Rumah Budaya Ratna, Jl. Diponegoro 3, Klojen, Kota Malang
Minggu, 24 Agustus 2025
Open Gate 15.00 | Acara 16.00 – 21.00 WIB

Kursi terbatas! Segera daftarkan diri anda melalui link berikut: 👉 https://bit.ly/LembaranPertamaRBR

Datang dan jadilah bagian dari perjalanan budaya bersama Rumah Budaya Ratna ✨ Acara ini gratis dan terbuka untuk umum!

Koleksinya bagaimana?
Sebagian besar koleksi buku merupakan koleksi pribadi Ratna Indraswari Ibrahim.Buku-buku yang menjadi referensi ketika Ratna Indraswari Ibrahim menulis.
Buku-buku baru biasanya kami beli saat banyak pengunjung yang menanyakan judul buku tertentu. Sebagian juga hibah dan sumbangan dari penerbit dan sahabat Ratna Indraswari Ibrahim.

Adakah karya Ratna Indraswari Ibrahim yang belum pernah terbit sebagai buku?
Ada.Berikut datanya:
1.Sajak – sajak karya Ratna Indraswari Ibrahim tahun 1974-1996

2.FOKUS karya Ratna Indraswari Ibrahim
Ditulis di Malang, Maret 1978

Sinopsis
Gita seorang gadis cacat yang selalu mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan masyarakat karena cacatnya.
Dan suatu pertemuan organisasi dia ketemu dengan seorang pemuda yang bernama Nugroho, seorang pemuda cacat juga. Sebetulnya mereka saling mencintai. Tetapi mereka punya watak yang sama, ragu-ragu dan tak pandai berkomunikasi.
Pada saat itu juga Alberto teman masa kecilnya juga bayang-bayang masa lampaunya muncul sebagai tokoh yang selama ini sebetulnya diimpikan oleh Gita.
Tanpa disadari oleh Gita bahwa sebetulnya Alberto lah tokoh dalam mimpinya yang bisa menjembatani Gita dan masyarakat.

3.SEPANJANG HIDUP RATIH
Novelet Ratna Indraswari Ibrahim
Karya ditulis di: Jl.Diponegoro 3 Malang, Juni 1990

SINOPSIS
Ratih, perempuan muda yang menderita penyakit epilepsi.Oleh karena itu, dia mengalami konflik batin, sepanjang hidupnya.Dia selalu merasa asing dengan lingkungannya, juga dengan suami dan ibunya.

Untuk menghapus keterasingannya dengan lingkungannya, Ratih merasa perlu punya anak.Jadi, dengan semangat yang kuat, dia berjuang untuk mendapatkan anak itu.

Keinginannya untuk mendapatkan anak itu, tidak disetujui oleh Dokter, suami, ibunya.Sebab, Ratih penderita epilepsi.Ketidaksetujuan Dokter, suami, ibunya, tidak mematahkan semangatnya untuk punya anak.

Tapi, tanpa dukungan suami dan ibunya, di lubuk hatinya, dia mengalami dilema-dilema yang semakin sulit.Yang membuat dia tetap bertahan dengan keinginannya karena Ratih yakin, dia akan mendapat seorang anak yang normal.

4.SERUNI
Cerber Ratna Indraswari Ibrahim
Ditulis di: Malang, 26 September 1997

SINOPSIS
Seruni, gadis muda dari sebuah desa yang jauhnya sekitar sepuluh kilometer dari kecamatan Turen, Malang Selatan.Setamat dari SMA di kota kecamatan itu, ia terjaring oleh Universitas di Malang sebagai mahasiswa kedokteran.

Peluang ini memunculkan persoalan baginya, sebab Seruni harus lebih dulu dinikahkan (tanpa paksaan) dengan Supeno (pacar dan temannya se SMA yang lebih suka menjadi petani jeruk ketimbang melanjutkan sekolah).hal ini bertentangan dengan norma masyarakat desanya.Mereka bilang, “Tidak lazim kalau seorang istri sekolah lebih tinggi dari suami.Apalagi untuk bisa sekolah dia harus meninggalkan kewajibannya sebagai seorang istri.”

Pendapat dari masyarakat ini membenturkan pasangan belia-belia ini pada konflik-konflik kehidupan perkawinan
Mereka.Dan semakin tajam manakala Seruni berhasil menjadi Dokter, lalu mendapat tawaran studi di manca negara.

Akan tetapi, kerenggangan di antara mereka bisa terjalin kembali.Karena proses kehidupan mengajarkan pada mereka satu hal.Yaitu, bahwa cinta dan kekawanan antara istri dan suami adalah landasan yang kuat untuk tetap membina perasaan kasih sayang.

Rumah Budaya Ratna sudah berbadan hukum?
Sudah. PERKUMPULAN RUMAH RATNA IBRAHIM
Notaris: Sarly Ananda Pratama, S.H., M.Kn (Malang)
Tanggal: 24 Juli 2025
Nomor: 13
Alamat: Jl.Diponegoro 3 RT 01 RW 05 Kelurahan Klojen Kecamatan klojen Kota Malang 65111
Ketua Umum : Benny Ibrahim

Apakah program Rumah Budaya Ratna ke depan?
Rumah Budaya Ratna tetap fokus pada Gen Z.Kami bersyukur akhir-akhir ini beberapa Gen Z mengeksplorasi karya Ratna Indraswari Ibrahim. Dalam perhelatan Lembar Pertama Rumah Budaya Ratna, Minggu 24 Agustus 2025, Claudio Akbar Yudistira, dalang muda, melantunkan macapatisasi puisi dari puisi karya Ratna Indraswari Ibrahim: Surak (Episode) & Dalu (Selamat Malam).Macapat versi Ki Sumantri, Bakalan Krajan.

Sinom Jabungan:
SURAK
Surak rame kapiyarsa/
Kadi Kurusetra Nguni/
Srikandhi kepareng nama/
Ning sun kinemulan sepi/
Lampah laku mung sun iki/
Nadyan rame gumuruh/
Ayang-ayang batur kanca/
Rasa seseg jroning ati/
Tan kabendhung iline sang banyu mata.

Amira Salsabila siswi SMP Kartika 49 Kota Malang membacakan dua puisi karya Ratna Indraswari Ibrahim: “Kesempatan ku” dan “Kekosongan”. Dan Bermuda Band bersama Benny Ibrahim mengaransemen puisi Episode karya Ratna Indraswari Ibrahim menjadi sebuah lagu yang indah.

EPISODE
Oleh Ratna Indraswari Ibrahim

Kala semua bersorak ramai
Menobatkan diriku
Sebagai perempuan yang memegang ujung tombak
Hidupku sendiri
Aku ingin jalan sendiri
Di mana yang jadi temanku biasanya cuma bayanganku sendiri
Sementara orang masih bersorak
Ramai
Sembari menobatkan aku
Aku ingin menangis sedikit

Malang, Februari 1979

Bagaimana dengan regenerasi?
Regenerasi adalah persoalan kita bersama. Rumah Budaya Ratna sesuai tagline nya RBR for Gen Z turut mendukung proses regenerasi tersebut. Dalam perhelatan Lembar Pertama Rumah Budaya Ratna, Minggu, 24 Agustus 2025, seluruh panitianya adalah anak muda. Mereka semula pelanggan Rumah Budaya Ratna. Hampir setiap hari hadir.Baca buku, minum, nugas.Atas inisiatif istri saya, Nunung Listianingrum, mereka dikumpulkan dan diundang sebagai panitia ulang tahun pertama Rumah Budaya Ratna. Ide dan gagasan sepenuhnya mereka. Pendekatan, pola publikasi semuanya ala Gen Z. Saya dan istri hanya sesekali kumpul koordinasi dengan mereka. Dan hasilnya keren banget.Kerja mereka sungguh luar biasa. Sebanyak 170 tamu hadir memadati taman Rumah Budaya Ratna di Jl.diponegoro 3 Klojen Kota Malang.

*Pimpinan Rumah Budaya Ratna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?