Ketawanggede Gelar Diseminasi Program Kota menuju Ngalam Santun
Awaal pekan ini Senin, 27 Oktober 2025 bertempat di ruang Serbaguna SDN Ketawanggede telah dilaksanakan salah satu program menuju Ngalam Santun. Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIBini mengambil tema Perempuan Berdaya, Masyarakat Sejahtera. Dimana kegiatan tersebut merupakan program unggulan Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dalam pelaksanaan Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Ketawanggede.
Kegiatan yang dihadiri dari puluhan Kader PKK, Kader Posyandu, Ibu Rumah Tangga, Perempuan Kepala Keluarga, anggota organisasi perempuan lainnya kurang lebih berjumlah sekitar 50 orang. Turut hadir sebagai narasumber adalah anggota DPRD Kota Malang yakni Eko Hardiyanto,S. AP (Ketua Komisi D), Tinik Wijayanti, (Anggota Komisi C) dan Dr.H.Akhiyat Syabril Ulum S.Kom. MM (Sekretaris Komisi C). Selain itu ikut mendampingi adalah kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang. Acara ini dibuka secara resmi oleh Lurah Ketawanggede dan didampingi Kasi PM Kecamatan Lowokwaru beserta jajaran. Kecamatan Lowokwaru.

Lurah Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru, Agung H Buana dalam sambutannya menyampaikan bahwa
peran perempuan saat ini dituntut untuk lebih aktif dan berdaya guna sehingga dapat terbentuk keluarga yang kuat dalam segala hal. Perempuan menjadi hebat akan menopang perekonomian masyarakat serta peran penting di dalam kemajuan perekonomian keluarga.
Sementara itu Nurul Firtri dari Dinas Sosial P3AP2KB menyampaikan beberapa Fakta dilapangan tentang perempuan. Antara lain adalah 50 % penduduk Indonesia adalah perempuan tapi kontribusinya belum optimal. Masih banyak perempuan memiliki kemampuan namun belum dieksplore secara optimal. Serta banyak perempuan yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan namun masih terbatas akses modal dan pasar. Data juga menunjukan bahwa kesejahteraan keluarga meningkat di wilayah yang indeks Pemberdayaan Gendernya tinggi.
Sri Surbekti seorang single parent yang juga pegiat perempuan di Ketawanggede mengungkapkan perlu adanya perbaikan ekonomi khususnya pada stabilisasi harga bahan pangan. Hal ini juga diungkap oleh Wien kordinator Posyandu Ketawanggede yang telah berupaya memasak dengan lain. Dia menggunakan cara mengukus makan ditengah harga minyak goreng yang terus melambung.

Semoga kedepan perempuan Ketawanggede semakin berdaya dengan menampilkan potensi dan kodratnya secara seimbang. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender berdasarkan hak azazi manusia. Karena pemberdayaan perempuan adalah langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat sejahtera bagi keluarga dan lingkungan sosial. (aboe)
