Membludak Pengunjung ,Tong Tong Night Market 2025 Tampil Atraktif Kolaboratif
Gelaran Tong-Tong Night Market 2025 yang diselenggarakan oleh The Shalimar Boutique Hotel pada 24 hingga 27 Juli 2025 berlangsung Semarak dan penuh dengan kejutan. Acara yang dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Walikota Malang Wahyu Hidayat pada Kamis 24 Juli 2025 memberikan daya tarik bagi masyarakat Malang yang merindukan suasana tempo doeloe. Event Tong- Tong Night Market telah dilaksanakan sejak tahun 2016 yang secara konsisten diselenggarakan di Taman Cerme Kota Malang. Yakni tepat di taman depan Hotel Sharimar yang menjadi salah satu alternatif event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Malang.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia telah menganugerahkan penghargaan Karisma Event Nusantara sebagai event internasional untuk gelaran Tong Tong Night Market 2025. Tercatat hanya ada 110 event yang masuk dalam kalender event Kementerian Pariwisata ini. Artinya ada banyak event yang tidak lolos menjadi bagian dari kalender of event Indonesia ini. Hebatnya event Tong Tong Night Market telah mengalahkan banyak event lainnya untuk masuk dalam kalender event Indonesia.
Terdapat banyak atraksi dan penampilan yang diselenggarakan selama kegiatan berlangsung. Sebut saja penampilan Arca Tatasawarna yang pada malam penutupan menghebohkan para pengunjung Tong-tong Night Market ini. Kejutan bagi pengunjung dengan kehadiran Reog Ponorogo ditengah keriuhan penoton dan sajian lagu-lagu etnik lainnya.

Belum lagi nampak antrian panjang para pengunjung untuk menukarkan QRIS menjadi uang gulden tong-tong market menunjukan ketertarikan warga Kota Malang. Apalagi deretan UMKM maupun stan usaha kreatif nampak memenuhi halaman Taman Cerme Kota Malang. Kemeriahan juga saat penampilan Bantengan pimpinan Sam Seger yang memukau pengunjung di saat pembukaan acara. Tidak berhenti di situ ternyata pada tahun ini pengunjung Tong-Tong Night Market memecahkan record kunjungan hingga mencapai 10.000 orang per hari. Hal ini berarti terdapat peningkatan kunjungan dibanding tahun lalu yang rata-rata kurang lebih 6.000 orang per hari. Saat ini Tong-Tong Night Market telah menjadi alternatif event yang menarik untuk di ikuti oleh warga Malang.

Pengamat serta pemerhati pariwisata, Agung H. Buana menyatakan bahwa gelaran Tong-tong Night Market kali ini merupakan bentuk kolaborasi yang atraktif. Yaitu diantara pelaku UMKM pelaku ekonomi kreatif dan seniman budayawan untuk bersama-sama memajukan konsep MICE yang berkualitas dan berkelas. Hal ini juga sesuai dengan visi dan misi Walikota Malang untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota seribu event yang mbois dan berkelas.
Sementara itu Agus Basuki dari pihak Shalimar hotel tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya melihat animo masyarakat kota Malang yang luar biasa dan aktif mengikuti kegiatan Tong-Tong Night Market. Pihaknya menyampaikan mulai pembukaan awal hingga penutupan pada minggu malam, pengunjung terlihat penuh dan antusias.

Pihaknya berharap dengan dukungan warga Kota Malang tahun depan Tong-Tong Night Market akan dilaksanakan semakin atraktif kreatif dan kolaboratif. Mempertegas bahawa kota Malang memang kota event yang punya kelas tersendiri dibanding daerah lainnya. Terlebih lagi ada sinergitas antar pelaku usaha, ekraf dan pemerintah serta komunitas termasuk PHRI. Tentunya dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan event ini. Adanya animo pengunjung dan penonton yang semakin terlihat antusias dan membludak hingga tengah malam memberikan harapan tersendiri. Sampai jumpa pada Tong-tong Night Market 2026 (djaja)
